KH. Ma'ruf Amin vs Abdul Shomad, Lc
Saya ikut sedih bila ada rencana KH Ma'ruf Amin membuat Islam di Indonesia menjadi Islam Nusantara. Pedoman Islam sangat jelas pada Al Quran dan Hadits seperti yang dicontohkan Rosululloh. Ritual agamanya juga sama di seluruh dunia. Bagaimana dengan Islam Nusantara? Sekarang ini sudah banyak melakukan perubahan-perubahan ritual. Saya tidak berani mengatakan perubahan ritual itu adalah seluruhnya milik Islam Nusantara (saya belum mengetahui standarnya), tapi paling sedikit Islam Nusantara telah membuka peluang untuk muslim Indonesia membuat kelompok ritual Islam atas dasar keinginannya sendiri: ucapan sholat dalam bahasa Indonesia, lantunan mengaji dengan langgam jawa dan langgam lokal, geraka-gerak ritual yg berbeda dengan Islam. Keberagaman cara dalam ritual Islam Nusantara menurut saya justru akan menciptakan kotak-kotak umat, bukan mempersatukan dengan dalih toleransi dengan keberagaman budaya.
Di bawah ini antara lain video yang saya unggah dari youtube. Apakah ritual-ritual seperti dalam video ini termasuk yang direstui ummat Islam Nusantara?
1. Lantunan mengaji dg langgam jawa.
3. Geraka sholat? Senam dalam ruang sholat?
4. Sholawat Pancasila
4. Sholawat Merah Putih, NU, Banser, Jokowi
5. Tahlil Pancasila